logo

Monday 23rd of April 2018

Layanan Hotspot

Bupati dan Wakil

Hari Jadi Kab. Brebes

Hari Jadi Ke-340 Tahun 2018

OPD BARU 2017

OPD Kab. Brebes per 2017

GPR Kominfo

 

Jumlah Pengunjung

Flag Counter

Menteri Sosial RI M Idrus Marham menandaskan tidak boleh ada satu pun anak bangsa yang jadi korban bencana. Untuk itu, semua anak bangsa juga harus turun tangan melakukan upaya upaya prefentif agar tidak jadi bencana.

"Bencana tidak bisa diduga sebelumnya, namun kita bisa mengantisipasi berbagai persoalan yang menjadi tanda tanda alam, maka tak boleh satupun anak bangsa yang jadi korban," kata Idrus saat meninjau lokasi Longsor di desa Pasirpanjamg, Salem Brebes, Selasa (27/2)

Idrus mengingatkan agar komponen bergerak dengan satu koordinasi yang kuat. Termasuk penanganan Longsor dan Banjir harus ditangani cepat dan tepat. "Kalau sudah ditetapkan tanggap darurat, maka penanganan dan penganggaranya sah untuk dilakukan pemulihan," tandas Idrus.

Dia juga mengintruksikan untuk menghitung kerugian dan memperbaiki fasilitas yang rusak. Seperti jembatan yang rusak, putus, harus secepatnya diperbaiki karena sangat vital yang menghubungkan dua kecamatan yakni Banjarharjo dan Salem.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan bantuan sebesar Rp 1.163.382.150 dengan perincian sebagai berikut. Bantuan logistik tanggap darurat sebesar Rp 347.301.150,- bantuan logistik buffer stock prov Jateng Rp. 47.396.000,- Santunan ahli waris (13 org) Rp 195 juta, Santunan luka luka (12) Rp 24 juta, sembako penerima santunan (25 org) Rp 3.750.000,-" Sembako pengungsi (250 orang) Rp 22,5 juta, dan bantuan mobil dapur umum lapangan 1 unit senilai Rp 523.435.000,-

Read more: Jangan sampai ada satupun anak bangsa yang tak tertolong

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Seto Mulyadi atau yang lebih dikenal Kak Seto menghibur anak anak dan ibu ibu yang berada di pos Pengungsian banjir Losari Brebes, Senin (26/2).

"Warga pengungsi, kerap dihinggapi rasa trauma, maka perlu mendapat terapi edukasi dan rekreasi," ujar Kak Seto usai menghibur warga pengungsi korban banjir di SMK Islam Annur Losari, Brebes, Senin (26/2)

Dia melihat, kalau wajah wajah anak pengungsi banyak memendam kepiluan. Dia sengaja hadir atas perintah menteri sosial untuk menghibur warga pengungsian. Sebagai tim KPAI selalu peduli pada anak di wilayah pengungsian seperti banjir, longsor dan gunung meletus serta bencana lainnya.

Kami kemarin roadshow ke Asmat, Sinabung dan hari ini ke Brebes,” jelasnya.

Dia hadir mencoba memotivasi anak dengan mempelajari suasana dari permasalan psikolog anak. “Kami berusaha memotivasi mereka melalui kegiatan permainan,” terangnya.

Yang paling penting, kata Kak Seto, warga pengungsi tetap tenang, tabah, tegar dari semua cobaan dan tetap semangat belajar, rajin belajar. Karena mereka pada dasarnya memiliki cita cita.

Diharapkan, lanjutnya, mereka bisa saling bekerja sama, saling bersahabat, tidak saling konflik, permusuhan, menjalin persaudaraan sehingga timbul kekompakan untuk menghadapi berbagai macam tantangan.

Read more: Kak Seto Hibur Pengungsi Losari

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei menegaskan, penanganan darurat jebolnya tanggul Kali Cisanggarung bisa rampung dalam waktu sepekan. Dia menegaskan kalau alat berat dan bahan material lainnya akan didatangkan secara cepat dengan melibatkan seluruh kekuatan yang dimilikinya agar tidak terjadi bencana banjir susulan.

Perbaikan tanggul darurat di 9 titik yang jebol, Saya harap secepatnya bisa ditangani dalam waktu 7 hari bisa selesai,” kata Willem saat meninjau tanggul yang jebol di desa Bojongsari, Kec Losari Brebes, Sabtu (23/2) sore.

Menurutnya, alat berat sudah didatangkan dari Cirebon dan karung serta tanah atau pasir buat menutup bisa dibeli di Cikesik, Cirebon. “Mala mini, harus kita kerjakan juga, tidak tunggu waktu,” tegasnya.

Dalam penanganan bencana banjir dan longsor di Brebes, Willem memaparkan bahwa yang paling utama adalah penyelematan dan pencarian.

Penyelamatan korban banjir telah dilakukan dengan evakuasi warga sehingga tidak jatuh korban. Dan bila kehilangan anggota korban tentu dilakukan pencarian dalam batasan waktu yang telah ditetapkan. “Untuk longsor, masih ada 13 korban yang belum ditemukan maka harus dilakukan pencarian maksimal,” tegasnya.

Bencana, lanjutnya, juga harus ditangani bukan diratapi. Dengan sigap kita juga tengah memenuhi perlengkapan logistic seperti makanan, suplay air bersih, pelayanan kesehatan

Read more: Kepala BNPB Janjikan 9 Tanggul Yang Jebol Selesai Dalam Sepekan



Developed © Pemerintah Kabupaten Brebes 2018.