logo

Monday 18th of February 2019

Layanan Kecamatan

Layanan SID Brebes

CPNS BREBES 2018

Info CPNS Kab. Brebes 2018


Pendaftaran Online CPNS!

Cloud Pemkab

Layanan Hotspot

Bupati dan Wakil

Hari Jadi Kab. Brebes

Hari Jadi Ke-341 Tahun 2019

OPD BARU 2017

OPD Kab. Brebes per 2017

GPR Kominfo

 

Jumlah Pengunjung

Flag Counter

Brebes. Dalam rangka mendukung program Gerakan Brebes Kawal Wong Meteng dan Cegah Stunting, guna penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) serta penurunan stunting. Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH gencar melakukan sosialisasi program kesehatan pada kader posyandu dan dukun bayi per kecamatan se Kabupaten Brebes.

"Sosialisasi ini perlu dilakukan terus, untuk menyiapkan generasi yang bermutu. Karenanya, kualitas kesehatan ibu hamil, melahirkan dan menyusui, serta kualitas bayi yang dilahirkan harus kita jaga," ucap Idza saat sosialisasi di Kecamatan Bantarkawung dan Bumiayu. Kamis (7/2).

 

Selama ini, kata Idza diakui kader posyandu dan dukun bayi telah membantu pemerintah dalam menjalankan berbagai program, utamanya di bidang Kesehatan. Hal tersebut membuktikan kalau kader posyandu menjadi salah satu garda terdepan dalam peningkatan kualitas hidup ibu dan anak.

“Program kesehatan guna mendukung gerakan Brebes kawal wong meteng dan pencegahan stunting harus dimaksimalkan,” ajak Idza.

Bupati menambahkan, banyak program pemerintah yang berhasil disosialisasikan melalui peran kader salah satunya program Keluarga Berencana (KB). Namun demikian Bupati meminta agar Kader dapat berperan aktif dalam semua program yang sedang Pemerintah Kabupaten Brebes jalankan seperti program sertifikasi tanah, BPJS Kesehatan, RTLH dan berbagai program lainya.

“Setidaknya kader tahu, program apa saja yang sedang dijalankan pemerintah dan disosialisasikan kepada masyarakat binaannya,” ujar Idza.

Sosialisasi Program Kesehatan terkait program Gerakan Brebes Kawal Wong Meteng dan Cegah Stunting, bagi kader posyandu dan dukun bayi tengah dilaksanakan secara marathon oleh Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Kesehatan. Kali ini, bupati bersama tim menyambangi kecamatan Bantarkawung dan Bumiayu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Sri Gunadi Parwoko M Kes mengatakan, tanpa adanya kader posyandu dan dukun bayi sangat sulit bagi Pemerintah Kabupaen Brebes dalam mewujudkan kualitas hidup masyarakat terutama di bidang kesehatan.

Untuk itu, Gunadi mengapresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh kader kesehatan dan dukun bayi se Kabupaten Brebes yang jumlahnya mencapai 8.160 kader kesehatan dan 1.290 dukun bayi. Salah satu apresiasi yang dilakukan dalam bentuk pemberian uang transport sebesar Rp 250.000 per tahun serta pakaian seragam.

Gunadi juga meminta kader Posyandu bisa menjadi pelopor Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). "Mari wujudkan masyarakat Brebes yang sehat, bugar dan produktif,” ujarnya.

 

Upaya GERMAS antara lain melakukan aktivitas fisik setiap hari, makan sayur dan buah, cek kesehatan secara rutin, tidak merokok dan menggunakan Jamban Sehat.

Gunadi, juga menyinggung sepanjang  musim hujan, di Kabupaten Brebes telah terjadi 61 kasus dan 6 diantaranya telah meninggal dunia akibat terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Bukan hanya di Kecamatan Brebes saja, akan tetapi sudah tersebar di 17 kecamatan se Kabupaten Brebes. Kader Kesehatan harus paham betul masalah-masalah kesehatan yang timbul di masyarakat, dan harus bisa menyampaikan dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang DBD.

 

“Ini menjadi tugas kita semua untuk menekan angka kematian dengan cara sosialisasi dan mengantisipasi DBD," ajak Gunadi.

Turut hadir dalam acara yang diselenggarakan di aula Kantor Kecamatan Bantarkawung dan Hotel Anggraeni Kecamatan Bumiayu jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes, camat Bantarkawung, camat Bumiayu, serta Muspika setempat.(By, Wsd)



Developed © Pemerintah Kabupaten Brebes 2018.