logo

Thursday 25th of July 2019

Layanan Kecamatan

Layanan SID Brebes

Layanan Hotspot

Bupati dan Wakil

Hari Jadi Kab. Brebes

Hari Jadi Ke-341 Tahun 2019

OPD BARU 2017

OPD Kab. Brebes per 2017

GPR Kominfo

 

Jumlah Pengunjung

Flag Counter

 
Istri Presiden ke-4 Republik Indonesia Dra Nyai Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid buka puasa bersama masyarkat Kabupaten Brebes, di Pendopo II Bupati, di Bumiayu, Brebes Jateng, Selasa (14/5).
 
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Shinta mengajak masyarakat Indonesia untuk kuatkan persatuan dan kesatuan diatas perbedaan. 
 
Nyai Shinta menceritakan,  kalau dirinya tanpa mengenal lelah berkeliling lebih dari satu dasawarsa tiada lain untuk merajut kebersamaaan dengan seluruh anak bangsa. Dirinya setiap Ramadhan sahur dan buka puasa bersma kaum dhuafa. Mereka berkumpul bersama kuli bangunan, tukang becak, mbok mbok bakul, pemulung, pengamen, anak jalanan, penderes gula aren, penambang pasir, penjual bakso, pwnjual nasi goreng dan yang lainnya.
 
Kadang dia sahur atau buka bersama  di kolong jembatan, di tengah pasar, di dekat terminal, di dekat stasiun kereta api, di tengah alun alun dan tempat tempat lainnya.
 
Dia mengajak seluruh komponen bangsa untuk sahur bersama sebagai ungkapan mempererat tali persaudaraan dan saling hormat, menyanyangi, bertoleransi satu sama lainnya.
 
"Saya sadar, sebagai orang Indonesia, anak bangsa Indonesia yang tinggal di Indonesia, punya semboyan Bhineka Tunggal Ika," kata Nyai dihadapan ratusan hadirin.
 
Nyai Shinta bertanya, yang berbeda apanya, yang satu apanya.
 
Kemudian dia bercerita kalau kita berbeda suku bangsa, agama, ras, bahasa. Kulitnya ada yang hitam ada yang putih ada yang coklat, ada yang sawo mateng.Tapi sebenarnya mayoritas berkulit sawo mateng, bukan sawo mentah.
 
Kuliner juga berbeda beda, D Brebes ada ketan pencok, mie konyol, telor asin, sate blengong dan lain lain. Di Jogja gudeg,  Jatim rawon, padang rendang, semua daerah punya kuliner macem macem. 
 
"Yang berbeda, juga nasibya," seluruh Nyai Shinta disambut  tertawa hadirin.
 
Nyai Shinta melanjutkan kalau  di Indonesia ada 6 agama, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Khonghucu. Namun sebenarnya di Indonesia ada 7.agama yang resmi yakni ditambah agama Baha'i. Agama ini ada sejak dulu, tidak setenar 6 lainnya. Penganut Agama Baha'i juga ikut setta berjuang merebut kemerdekaan. Agama Baha'i didirikan Bahaullah, di Yerussalem. 
 
"Saya tidak tahu cara peribadatannya, tetapi hakekatnya sama-sama menebarkan kebajikan," terang Nyai Shinta.
 
Wakil Bupati Brebes  Narjo SH MH mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen bangsa yang telah  menssukseskan pemilu yang aman dan lancar. 
 
Narjo juga mengajak bersama untuk menguatkan moralitas dan ahlak, sehngga mampu membentengi segala kemaksiatan dan kemungkaran.
 
Berbuatlah kasih sayang dengan sesama, kuatkan persaudaraan yang baik dan harmonis, meski penuh tantangan. Kobarkan terus semangat guyub rukun dan gotong royong.
 
Ketua Panitia H Moh Sodikin SAg menjelaskan, buka puasa brsma Nyai Shinta mengusung tema dengan berpuasa kita padamkan kobaran  api  kebencian dan hoaks. 
 
Kegiatan juga diisi dengan santunan kepada 250 anak yatim dan duafa. penampilan sendratari Legenda Roro Jongrang dari siswa siswa 
SMK Semesta Bumiayu Persembahkan puisi, band religi, dan penampilan lainnya. (BS, WSD)


Developed © Pemerintah Kabupaten Brebes 2018.