logo

Friday 15th of December 2017

Layanan Hotspot

Bupati dan Wakil

Hari Jadi Kab. Brebes

Hari Jadi Ke-339 Tahun 2017

OPD BARU 2017

OPD Kab. Brebes per 2017

GPR Kominfo

 

Jumlah Pengunjung

Flag Counter

Dengan menancapkan enam pilar pembangunan, Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan pasangan Hj Idza Priyanti SE MH dan Narjo SH pada periode 2012-2017, telah berhasil memperkokoh prestasi pembangunan. Enam pilar pembangunan yang menjadi penyangga berjalannya pembangunan di Brebes, kini lebih ditegakkan dan dikuateratkan pada periode 2017-2022 mendatang.

Keenam progam tersebut, pertama memberikan santunan kematian bagi keluarga tidak mampu sebesar Rp 1 juta. Kedua, menerima aspirasi masyarakat langsung di pendopo Kabupaten Brebes (Open House). Ketiga, memberikan dana operasional bagi RT dan RW. Keempat, meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji, guru madin, imam mushola dan imam masjid serta hafidz-hafidzah, Kelima, meningkatkan ekonomi kerakyatan. Dan keenam, memperbaiki sarana dan prasarana (infrastruktur).

Periode II ini, masih melanjutkan pembangunan enam pilar agar semakin kokoh,” ujar Idza saat ditemui Penulis di Pendopo Bupati Brebes, kemarin.

Tentunya, lanjut Idza, dengan sentuhan inovasi dan kreatifitas yang lebih tinggi lagi. Ibarat barangunan rumah, tidak hanya memasang pilar saja tetapi juga harus dilengkapi dengan dinding, atap, maupun pagar keamanan lingkungan demi keamanan dan kenyamanan rakyat.

 

 

Seiring perjalanan waktu, Idza Priyanti sebagai Srikandi Brebes, panahnya mampu menorehkan prestasi, menembus keinginan rakyat dalam rangka memujudkan Brebes yang bersih, hijau indah aman dan sehat (berhias).

Kata Idza, prestasi yang terukir bukan semata-mata atas kerja pribadi tetapi kerja seluruh masyarakat Brebes. Semua atas kerja keras dan gotong royong seluruh masyarakat Brebes.  “Kami ingin membangun Brebes dengan sentuhan-sentuhan pembangunan yang berkarakter,” kata Istri dari Kompol Drs H Warsidin MH.

 

Pembangunan yang berkarakter, akan tampak ketika Brebes menjadi cantik lahir dan batin. Dalam artian tidak hanya membangun secara fisik tapi juga psikis, pembangunan jasmani dan rohani.

Pembangunan yang berkarakter tercermin juga pada sosok Idza. Di mata masyarakat, Bupati wanita pertama di Brebes ini terkesan sangat sederhana. Tidak pernah diperlihatkan perhiasan yang menempel di badannya, sehingga terlihat anggun dengan balutan busana muslimah. Dia tidak menunjukan gaya bersolek malah sangat estetik.

 

Di tangan lembut kepemimpinan pasangan Hj Idza Priyanti SE MH dan Narjo SH, Kabupaten Brebes meraih berbagai penghargaan regional maupun nasional. Iklim kompetitif yang diciptakan Idza, membuat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saling bahu membahu meningkatkan prestasi.

Dengan prestasi, bisa menjadi ukuran seberapa besar capaian standar kinerja di masing-masing institusi,” tutur Idza kemarin.

 

Dari ukuran perlombaan, Idza merinci, selama tahun 2012-2017 antara lain mendapatkan penghargaan dari Presiden sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) 2017 Madya. Puskesmas Ramah Anak (PRA) 2017, Sekolah Ramah Anak (SRA) 2017. Sebelumnya, Kabupaten Brebes juga mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak 2015 tingkat madya.

Penghargaan di bidang Keluarga Berencana (KB) lainnya berupa Penghargaan Manggala Karya Kencana 2016. Penghargaan tersebut diberikan karena Bupati dipandang layak atas dukungan dan komitemennya terhadap program KB di Kabupaten Brebes.

 

Juga Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Madya dari Presiden Republik Indonesia. diterima Bupati Brebes pada tahun 2013, 2014 dan 2016.

Kabupaten Brebes juga berhasil meraih empat penghargaan tertinggi Adibakti Mina Bahari di sektor Kelautan dan Perikanan tingkat Nasional 2015. Yakni juara 1 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Mutiara Gading, Desa Pulogading, Kec. Bulakamba. Juara 1 Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) sektor Kelautan dan Perikanan atas nama Abdul Jamil Spi MM, Juara 1 Perbankan Teladan Sektor Kelautan dan Perikanan untuk BRI Cabang Brebes dan Juara 2 kategori Kelompok Pembudidaya Rumput Laut POKDAKAN Kali Crucuk, Desa Randusanga Kulon, Kec. Brebes.

 

Kegigihan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH untuk menggapai Adipura akhirnya membuahkan hasil, meskipun baru berwujud sertifikat. Penantian panjang masyarakat Brebes untuk meraih Adipura lebih dari 18 tahun tersebut terobati dengan meraih Predikat Sertifikat Adipura 2015.

Alhamdulillah, Kabupaten Brebes mendapatkan Predikat Sertifikat Adipura dari penantian panjang sejak 1997. Saya optimis, untuk periode II ini Piala Adipura bisa ditangan masyarakat Brebes,” kata Bupati.

 

Brebes juga dinobatkan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) 2015 dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Dari Kementerian Perhubungan, Pemkab Brebes juga menerima penghargaan Plakat Wahana Tata Nugraha 2016. Penghargaan ini membuktikan usaha yang dilakukan pemerintah Kabupaten Brebes melalui dinas Perhubungan bekerjasama dengan Polres Brebes telah menciptakan keselamatan di jalan.

 

Bupati juga meraih penghargaan sebagai tokoh msyarakat yang telah berjasa dalam pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR) tahun 2017. Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah tersebut, dikarenakan Idza Priyanti mampu memobilisasi masyarakat sasaran imunisasi.

Saya hadir disetiap kesempatan Imunisasi, sehingga anak-anak yang mau di imunisasi tidak ketakutan,” terang Idza, usai  upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) tingkat Kabupaten Brebes di alun-alun Brebes, beberapa waktu lalu.

Dan masih banyak penghargaan lain yang diterima para siswa, guru, maupun masyarakat lainnya. Dengan banyaknya penghargaan menandakan ada kemajuan di baerbagai bidang. (wasdiun)



Developed © Pemerintah Kabupaten Brebes 2017.