logo

Thursday 15th of November 2018

Layanan Kecamatan

Layanan SID Brebes

CPNS BREBES 2018

Info CPNS Kab. Brebes 2018


Pendaftaran Online CPNS!

Cloud Pemkab

Layanan Hotspot

Bupati dan Wakil

Hari Jadi Kab. Brebes

Hari Jadi Ke-340 Tahun 2018

OPD BARU 2017

OPD Kab. Brebes per 2017

GPR Kominfo

 

Jumlah Pengunjung

Flag Counter

BREBES, Hari pahlawan yang jatuh pada 10 November diperingati Pemerintah Kabupaten Brebes. Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE MH, memimpin jalannya upacara peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung dengan khidmat di Alun-alun Kabupaten Brebes, Sabtu (10/11).

 

Upacara peringatan Hari Pahlawan berlangsung dengan khidmat dengan dibacakannya pesan-pesan dari Para Pahlawan seperti, Nyi Ageng Serang, Jendral Soedirman, Prof Dr R. Soeharso, dan Prof M. Yamin SH.

 

Disaksikan oleh ratusan Tamu Undangan Bupati Brebes membacakan amanat Menteri Sosial, Dr Agus Gumiwang MSi. Dalam amanat yang dibacakan bupati, Mensos menyampaikan bahwa Peringatan Hari Pahlawan harus sarat makna bukan hanya hanya sebagai prosesi. Peringatah Hari  Pahlawan harus dapat menggali dan mengucurkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Tema Hari Pahlawan Tahun 2018 adalah Semangat Pahlawan di Dadaku yang mengandung arti bahwa siapapun dapat menjadi Pahlawan. Setiap Warga Negara Indonesia tanpa terkecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemaslahatan diri, lingkungan sekitar, dan bagi Bangsa dan Negara.

 

“Indonesia membutuhkan Pahlawan Baru, Indonesia saat ini membutuhkan sosok yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnnya untuk memajukan Negeri ini,” kata Menteri sebagaimana disampaikan Hj Idza Priyanti SEMH

 

“Negeri ini membutuhkan pemuda yang kokoh dengan jatidirinya, mempunyai karakter lokal yang luhur, percaya diri, dan peka terhadap permasalahan sosial sehingga mampu terlibat dalam usaha-usaha kesejahteraan sosial, memberikan pelayanan sosial bagi mereka yang membutuhkan pertolongan sosial,” lanjutnya.

 

Lebih lanjut lagi dalam amanat disampaikan bahwa melalui momentum Hari Pahlawan, Menteri Sosial mengajak supaya Warga Negara Indonesia khususnya masyarakat Kabupaten Brebes untuk berbuat yang terbaik bagi Bangsa Indonesia dan berkontribusi bagi kemajuan Bangsa mulai dari yang dapat kita lakukan dari lingkungan terdekat yang pada akhirnya akan memberikan kekuatan dan ketahanan bagi Bangsa dan Negara. (AS NL WSD)

BREBES,Guna mencegah kekerasan terhadap anak, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kabupaten Brebes meningkatkan kapasitas orang tua. Lewat langkah tersebut diharapkan bisa mencegah dan meminimalisir kekerasan terhadap anak.

“Peningkatan kapasitas orang tua, keluarga atau orang yang bertanggungjawab terhadap anak harus kita lakukan secara berkelanjutan,” ujar Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH pada pembukaan Gebyar PUSPAGA 2018 di area Waduk Penjalin Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan, Brebes, Rabu (7/11).

Menurutnya, peningkatan kapasitas orang tua dalam menjalankan tanggungjawab mengasuh dan melindungi anak, akan tercipta dan terpenuhinya kebutuhan kasih sayang, kelekatan, keselamatan, dan kesejahteraan yang menetap dan berkelanjutan.

Lebih lanjut Idza mengatakan PUSPAGA dibentuk demi kepentingan terbaik anak, termasuk mengatasi permasalahan kekerasan, eksploitasi, perlakuan salah dan penelantaran yang masih kerap terjadi di kalangan masyarakat.

Gebyar PUSPAGA ini, diselenggarakan dalam rangka pengembangan model pengasuhan anak berbasis masyarakat sebagai tindakan preventif kekerasan terhadap anak. “Harapannya kegiatan ini dapat memaksimalkan peran serta fungsi PUSPAGA di masyarakat, sehingga selama 24 jam kehidupan anak setiap harinya dapat terjamin pengasuhannya,” ujar Idza.

“Pemerintah Kabupaten Brebes telah membentuk Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak (SATGAS PPA), yang berfungsi untuk menangani permasalahan yang dialami perempuan dan anak,’ tandas Idza.

Idza juga berharap SATGAS PPA dan PUSPAGA dapat berkoordinasi dan membuat program-program dalam upaya mengatasi permasalahan yang terjadi pada perempuan dan anak.

“Semoga ke depan tidak ada lagi masalah-masalah mengenai perempuan dan anak, dengan demikian hal tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh keluarga di Kabupaten Brebes,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Brebes yang diwakili Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rini Pujiastuti melaporkan kasus kekerasan di Kabupaten Brebes semakin tahun kian meningkat.

 

“Menurut data yang ada, tahun 2018 sampai Oktober ada 60 korban yang melapor, yang tidak melapor masih banyak dan korbannya kebanyakan adalah usia anak yaitu usia 0-18 tahun, kasus yang sering terjadi yaitu kekerasan seksual mencapai 80 persen,” kata Rini.

Gebyar PUSPAGA merupakan salah satu upaya untuk melakukan pencegahan kekerasan perempuan dan anak yang terjadi di Kabupaten Brebes. “Mengenai peran dan fungsinya lebih jelas bisa kita konsultasikan kepada para konselor PUSPAGA,’ tambahnya 

“Tujuan kegiatan ini, sesuai representasi lagu Three Ends tentang penghentian kekerasan terhadap perempuan dan anak yaitu akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan orang, dan akhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan,” tandas Rini.

Gebyar PUSPAGA diramaikan dengan tarian kentongan dari SMK Maarif NU Paguyangan. Dihadir Asisten 1 Sekda Brebes H Athoilah, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Tiara Kabupaten Brebes Aqilatul Munawaroh, Jajaran Forkopimda, OPD, Forum Anak Brebes, Konselor Puspaga, Satgas PPA, para Camat, para Kepala Puskesmas, Kepala desa se-Kecamatan Paguyangan, tokoh masyarakat, serta anak-anak sekolah. (BY. WSD)

 

BREBES, Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 Tingkat Kabupaten Brebes tahun 2018, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes Senin (5/11) pagi, menggelar seminar pedoman gizi seimbang, lomba mewarnai dan lomba poster.

 

Acara berlangsung di Pendopo Bupati Brebes, dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs Diding Setiadi. Dia membacakan sambutan tertulis Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH. Dalam sambutanya menyampaikan pentingnya gizi seimbang untuk tumbuh kembang dan kesehatan manusia terutama remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan.

 

 Untuk mengetahui apa yang dimaksud gizi seimbang, peserta diminta ikuti kegiatan sampai selesai dan dengarkan baik baik apa yang disampaikan narasumber.

 

“Dengarkan baik baik apa yang disampaikan hingga selesai acara ini, pasti kita semua tahu apa yang dimaksud gizi seimbang dan kemudian mempraktekanya secara langsung pada makanan yang kita konsumsi sehari hari,” ujar Diding.

 

Ketua I DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Provinsi Jawa Tengah Rina Ningsih MKes selaku narasumber, dalam materinya menyampaikan pengertian gizi seimbang, pentingnya gizi seimbang untuk remaja, masalah yang dapat timbut akibat kekurangan gizi seimbang, serta cara mengatasi masalah gizi pada remaja.

 

Menurut Rina, masa remaja sedang dalam masa pertumbuhan, tentunya dibutuhkan zat gizi yang seimbang supaya sehat, tumbuh optimal dan tentunya terhindar dari masalah gizi.

 

“Kekurangan gizi yang seimbang pada remaja dapat menimbulkan berbagai macam masalah diantaranya obesitas, kurus, anemia, hingga kekurangan energy kronis,” papar Rina.

 

Untuk mengatasi masalah tersebut, lanjutnya, remaja harus mengkonsumsi makanan yang beragam yang dapat mencakup gizi seimbang serta jangan lupa sarapan pagi.

 

Sementara, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Rudi Pangarsaning Utami MKes menjelaskan, selain kegiatan seminar pedoman gizi seimbang, juga diselenggarakan lomba mewarnai tingkat PAUD/TK yang diikuti 100 peserta dan lomba Poster tingkat SMA/SMK/MA yang diikuti 50 peserta.(YS, WSD).

 

 

 

NO NAMA DETAIL
1 DAFTAR NAMA PEMENANG UNDUH
2 SURAT KEPUTUSAN UNDUH

 

 

NO PERDA DETAIL
1 PERDA TAHUN 2017 UNDUH


Developed © Pemerintah Kabupaten Brebes 2018.