logo

Sunday 31st of July 2016

Bupati dan Wakil

Jumlah Pengunjung

Flag Counter

Keberpihakan Bupati Hj Idza Priyanti SE terhadap Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendapat respon positif dari Tim Penilai Provinsi. Penilaian dilakukan terkait kebijakan Bupati yang pro terhadap keberadaan UMKM di Brebes. Pasalnya, kemajuan UMKN akan mendorong tumbuh kembangnya perekonomian kerakyatan.

“Bupati Brebes masuk dalam 15 Kabupaten dan Kota se Jawa Tengah yang kebijakannya berpihak pada UMKM,” kata Ketua Tim Penilai Ir Happy Sudibyanto MM di sela visitasi Koperasi dan UMKM di ruang rapat Sekda Brebes, Senin (23/6/14).

Menurut happy, pada umumnya kebijakan Bupati sangat berpihak kepada Koperasi dan UMKM Brebes. Terbukti banyak dana stimulant yang digelontorkan untuk pengembangan Koperasi maupun UMKM di Brebes. Termasuk membangun jaringan dengan pelaku usaha dan perbankan sebagai penyokong dana tambahan.

Namun SKPD terkait masih belum melakukan pemetaan yang valid. Sehingga perlu ada langkah-langkah kongrit dan strategis seperti pemetaan pemasaran, pendanaan, produksi maupun bahan baku. Sehingga jaringan usaha dan rantai pasokan bahan baku maupun hasil produksi tertangani dengan baik.

 

Dari ke-15 Kabupaten dan Kota se Jawa Tengah, lanjutnya, akan dipilih lagi menjadi 7 yang terbaik keberpihakannya.  “Dalam penilaian ini, Gubernur akan memberikan skor terbaik kepada para Bupati dan Walikota dengan menyediakan 3 emas, 4 perak dan 8 perunggu,” kata Happy didampingi anggota tim Yulianur Marzoeki SE, Hary Sunarto SE MBA PhD, Drs Arief Wahyudi MSi, rochmah Listiawati SE.

“Kabupaten Brebes, tahun lalu mendapatkan pin perak. Saya yakin, tahun ini bisa meraih pin emas,” harap Asisten II Sekda Brebes Ir Moh Iqbal.

Brebes, kata Iqbal, telah member kemudahan dalam memperoleh badan hukum Koperasi dan kemudahan perijinan usaha lainnya melalui one stop service. Juga senantiasa membangun dialog dan kerjasama dalam mewujudkan iklim investasi yang kondusif. Diperkuat dengan alih teknologi di industry kecil dan menengah.

Dijelaskan oleh Iqbal, koperasi di Brebes yang kondisinya aktif sebanyak 251 unit dengan SHU Rp 5,27 Milyar. “Secara umum, tahun 2013 kondisi koperasi di brebes mengalami peningkatan baik keaktivanya, aset omset serta jumlah anggota dan SHU bila disbanding tahun 2012,” paparnya.

Sedangkan perkembangan kewirausahaan tahun 2013 tercatat, jumlah UMKM menurut 9 sektor perekonomian sebanyak 103.366 UMKM dengan lokasi menetap. “Dari 103.366 UMKM, yang telah mendapat pembinaan sebanyak intensif sebanyak 26.762 UMKM,” tuturnya.

Tim penilai selanjutnya melakukan kunjungan ke pusat produksi Klaster telor asin HTM Jaya dan klaster Rumput Laut Randusanga kulon. (wasdiun)



Developed © 2016. Pemerintah Kabupaten Brebes.