xxx
xxx
xxx

Paramitha Soroti Keseimbangan Potensi Alam dan Mitigasi Bencana di Brebes

Menyongsong usia ke 348 tahun Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar Sarasehan Peringatan Hari Jadi dengan tema strategis yakni Tinjauan Geografis Brebes, Potensi Sumber Daya, dan Kebencanaan. Acara tersebut menjadi ruang diskusi penting untuk memetakan masa depan daerah berbasis kekayaan alam dan kewaspadaan wilayah, di Pendopo Kabupaten Brebes, Senin (12/1/2026).

Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM menekankan bahwa usia ke 348 ini harus menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih memahami karakteristik daerahnya. Menurutnya, Brebes dianugerahi kondisi geografis yang sangat lengkap, mulai dari bentang pesisir utara hingga barisan pegunungan di sisi selatan.

“Kita memiliki wilayah pesisir di bagian utara dengan potensi kelautan dan perikanan yang besar sebagai pintu gerbang ekonomi. Di sisi lain, wilayah pegunungan di selatan kaya akan sumber daya alam, pertanian, kehutanan, serta potensi pariwisata yang luar biasa,” ujarnya.

Paramitha mengingatkan bahwa keragaman geografis ini ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Kekayaan alam yang melimpah menyimpan risiko bencana yang menuntut kewaspadaan tinggi dan perencanaan matang.

Lanjut Paramitha, beberapa poin krusial yang disoroti antara lain, Wilayah Utara Memiliki potensi ekonomi tinggi namun menghadapi ancaman banjir dan dampak perubahan iklim. Dan Wilayah Selatan, Memiliki kekayaan alam melimpah namun rawan terhadap ancaman tanah longsor di area perbukitan.

“Potensi alam harus kita olah untuk kesejahteraan masyarakat, namun saya tekankan, jangan sampai kita menjadi serakah. Pembangunan harus tetap memperhatikan keseimbangan alam dan kelestarian lingkungan demi generasi mendatang,” tegasnya.

Paramitha berharap para narasumber dan peserta dapat menghasilkan gagasan serta rekomendasi konkret. Hasil diskusi ini nantinya akan menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan Brebes yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan memprioritaskan keselamatan warga.

“Selamat Hari Jadi ke 348 Kabupaten Brebes. Mari kita Satukan Langkah Untuk Brebes Beres,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes Tahroni menyampaikan, selama ini masyarakat cenderung bersifat jumud atau kaku terhadap perkembangan zaman. Padahal, Brebes memiliki kekayaan yang luar biasa, termasuk potensi Geowisata Dunia yang selama ini belum banyak diketahui publik.

"Lahirnya orang-orang yang mau berpikir adalah kunci. Kita punya potensi geowisata kelas dunia yang akan dikupas oleh para narasumber. Ini adalah kekayaan yang tidak pernah kita sadari sebelumnya," ujar Tahroni.

Tahroni mengajak para pemangku kepentingan untuk tidak hanya bergantung pada kurikulum atau aturan baku yang bersifat top-down (dari atas ke bawah). Ia mendorong terciptanya sebuah Hidden Curriculum atau kurikulum tersembunyi sebagai manuskrip asli Brebes.

Lanjut Tahroni, sebagai langkah konkret membangun hierarki pemikiran baru, Pemerintah Kabupaten Brebes sengaja menghadirkan para profesor dan ahli di bidangnya untuk mendampingi proses transformasi ini.

"Brebes membutuhkan pemikir-pemikir hebat. Untuk itu, hari ini kita menyandingkan para profesor agar kita bisa berpikir bersama membangun daerah ini dengan fondasi ilmu yang kuat," pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan para narasumber dan diskusi bersama. Turut hadir, Ketua Umum Hari Jadi Ke 348 Kabupaten Brebes, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, jajaran Kepala OPD, Kepala Sekolah se Kabupaten Brebes, serta para pakar selaku narasumber.

Prenulis : Suprapto
Editor : Bayu Arfi



  • Leave a Comment