xxx
xxx
xxx

Setahun Dipimpin Mitha-Wurja, Pemkab Brebes Percepat Infrastruktur dan Perluas Layanan Dasar Warga

Setelah satu tahun masa pemerintahan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dan Wakil Bupati Brebes Wurja. Pemerintah Kabupaten Brebes mencatat percepatan pembangunan infrastruktur dan perluasan layanan kesehatan serta perlindungan sosial yang menjangkau ratusan ribu warga.

Di sektor konektivitas, pemerintah daerah meningkatkan dan memperbaiki 287 ruas jalan kabupaten sepanjang 117,77 kilometer serta memperbaiki 65 jembatan. Perbaikan ini dinilai memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi antarwilayah.

Upaya pengendalian banjir juga diperkuat melalui perbaikan 99,8 km drainase, normalisasi dan pembangunan 721,49 km saluran pembuang dan tanggul, serta rehabilitasi 53,73 km tanggul bantaran sungai di wilayah rawan genangan.

Akses layanan dasar turut diperluas. Sebanyak 1.742 sambungan rumah tangga air bersih terbangun dan jaringan layanan bertambah sekitar 54 km. Di sektor pertanian, pemeliharaan 2.541 hektar daerah irigasi dilakukan guna menjaga produktivitas dan ketahanan pangan.

Layanan Kesehatan Menjangkau Rumah Warga

Pada bidang kesehatan, layanan ibu dan anak menjangkau puluhan ribu penerima manfaat, termasuk 20.298 ibu hamil, 21.944 ibu bersalin, serta pemantauan 113.759 balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Program Nakes Door to Door melayani lebih dari 204 ribu warga, menghadirkan layanan kesehatan langsung ke rumah. Selain itu, 89.929 warga memperoleh perlindungan melalui program Jamkesda.

Layanan Dasar dan Administrasi Kependudukan

Pemerintah Kabupaten Brebes juga memperkuat pelayanan publik melalui administrasi kependudukan. Sepanjang tahun pertama, 773.798 warga terbantu melalui berbagai layanan dokumen kependudukan.

Pelayanan ini dinilai penting untuk memastikan warga memiliki identitas hukum yang sah sebagai syarat akses pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, dan layanan publik lainnya.

Perlindungan Sosial dan Ketahanan Masyarakat
Program perlindungan sosial daerah menjangkau 3.958 warga, sementara 2.000 keluarga graduasi dari Program Keluarga Harapan (PKH) menandai peningkatan kemandirian ekonomi.

Pemerintah daerah juga menyalurkan insentif kepada sekitar 21.000 pegiat keagamaan, termasuk guru ngaji dan pengasuh pesantren, sebagai bagian dari penguatan ketahanan sosial masyarakat.

Permukiman Layak Huni dan Lingkungan Sehat

Sebanyak 1.375 rumah tidak layak huni direnovasi melalui program bedah rumah.

Program jambanisasi menjangkau 1.581 rumah tangga, sementara peningkatan jalan lingkungan sepanjang 32,17 km dan pemasangan 827 titik penerangan jalan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.

Pendidikan dan Peningkatan SDM
Perbaikan fasilitas dilakukan di 239 sekolah, disertai program akses pendidikan seperti kesempatan kedua bagi 13.081 warga dewasa, beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana bagi 480 mahasiswa, serta program Gas Rolas yang mengembalikan 628 anak ke bangku sekolah.

Stabilitas Daerah dan Pengakuan Nasional

Sepanjang tahun pertama, Brebes tercatat tanpa konflik sosial besar saat pemerintahan berjalan. Pemerintah daerah memperkuat deteksi dini konflik serta koordinasi keamanan wilayah.

Berbagai penghargaan turut diraih, di antaranya predikat Kabupaten Layak Anak tingkat Nindya, Innovative Government Award 2025 (Kabupaten Sangat Inovatif), penghargaan pelayanan publik dari Kementerian PANRB untuk RSUD Brebes, serta Kategori Informatif dalam penilaian Badan Publik Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes Warsito Eko Putro mengatakan, capaian tersebut menjadi fondasi percepatan pembangunan daerah.

“Fokus pemerintah daerah adalah memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan masyarakat. Infrastruktur diperbaiki, layanan kesehatan diperluas, dan perlindungan sosial diperkuat. Ini menjadi pijakan untuk mempercepat kesejahteraan warga Brebes,” ujarnya.

Ia menambahkan, stabilitas daerah yang terjaga menjadi modal penting dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi ke depan.

"Dengan capaian tahun pertama ini, Pemerintah Kabupaten Brebes menargetkan percepatan pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan daya saing daerah," ungkapnya.

Selain itu, kata Warsito Eko, pihaknya juga mempunyai program Brebes Merdeka Internet. Program tersebut untuk menyediakan akses internet gratis bagi masyarakat dan pemerataan jaringan, khususnya di ruang publik.

"Saat ini akses internet gratis sudah tersedia di Alun-alun Brebes dan Monumen Juang 45," pungkasnya. 

Dinkominfotik Brebes



  • Leave a Comment