Bantuan Benih Jagung Buka Harapan Petani Brebes Tingkatkan Produksi dan Penghasilan
Bantuan benih jagung dari Pemerintah Pusat membuka harapan baru bagi petani Brebes untuk meningkatkan produksi sekaligus menambah penghasilan dari usaha tani. Benih bantuan tersebut disalurkan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di sejumlah kecamatan untuk mendukung budidaya jagung pada musim tanam 2026.
Penyerahan bantuan dilakukan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Hendri Adi Komara kepada perwakilan Gapoktan masing-masing kecamatan di Sub Terminal Agribisnis (STA) Kecamatan Larangan, Jumat (18/9/2026).
Salah satu penerima bantuan adalah Gapoktan dari Desa Rajawetan, Kecamatan Tonjong, Alam Hijau yang diwakili Kastiman. Ia menyampaikan apresiasi atas bantuan benih tersebut karena dapat membantu petani dalam menyediakan sarana produksi sekaligus mendukung pengembangan jagung sebagai komoditas utama masyarakat desa.
“Alhamdulillah kami mendapat bantuan benih jagung. Ini sangat bagus, tujuannya untuk memberikan keuntungan masyarakat. Jadi Rajawetan fokus petani jagung semuanya,” ujar Kastiman.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi tambahan semangat bagi petani untuk mengelola lahan dengan lebih baik. Ia berharap benih yang ditanam mampu menghasilkan jagung berkualitas sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
“Harapannya produknya supaya berkualitas. Insyaallah dipelihara dengan warga Desa Rajawetan supaya peningkatan penghasilan,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Hendri Adi Komara mengatakan, benih jagung tersebut merupakan bantuan Pemerintah Pusat. Kabupaten Brebes mendapatkan bantuan benih jagung varietas Jafran untuk lahan seluas 985 hektare yang direncanakan ditanam mulai minggu ketiga September hingga Oktober 2026.
“Bagi kami, bantuan ini bukan sekadar bantuan benih. Benih adalah awal dari sebuah proses produksi dan awal dari sebuah harapan bagi petani. Harapan agar produksi meningkat, pendapatan bertambah, dan kesejahteraan petani semakin baik,” kata Hendri.
Ia menjelaskan, jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan penting di Kabupaten Brebes. Luas tanaman jagung di Brebes berada pada kisaran 26.387 hingga 32.438 hektare per tahun, dengan produksi sekitar 193.062 ton per tahun.
Berdasarkan neraca pangan 2025, produksi jagung Kabupaten Brebes tercatat mengalami surplus sekitar 147.142 ton. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya peran jagung tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sumber penghasilan bagi petani.
Pada 2026, dukungan pengembangan jagung di Kabupaten Brebes mencapai total 2.715 hektare. Rinciannya, bantuan benih jagung reguler hibrida yang bersumber dari APBN seluas 1.730 hektare dan tambahan bantuan benih varietas Jafran seluas 985 hektare.
Hendri menegaskan, besarnya dukungan tersebut harus diikuti dengan pengelolaan yang baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani. Keberhasilan program, menurutnya, tidak hanya dilihat dari banyaknya bantuan yang disalurkan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dihasilkan bagi peningkatan produksi dan pendapatan petani.
Selain jagung, dukungan pemerintah juga diberikan untuk komoditas padi. Kabupaten Brebes mendapatkan bantuan benih padi yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah untuk lahan seluas 300 hektare dan dari APBN seluas 8.157 hektare, serta bantuan melalui aspirasi seluas 855 hektare.
Untuk menjaga produktivitas pertanian, pemerintah daerah juga terus mendorong petani menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan air, alih komoditas, serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), hingga keterbatasan tenaga kerja. Strateginya dilakukan melalui optimalisasi dan percepatan tanam, penggunaan varietas unggul, perbaikan tata air dan irigasi, pengendalian OPT secara terpadu, pemanfaatan alat dan mesin pertanian, serta pendampingan intensif kepada petani.
Dengan dukungan benih, pendampingan, dan pengelolaan budidaya yang tepat, pengembangan jagung diharapkan tidak berhenti pada peningkatan luas tanam dan produksi, tetapi berujung pada manfaat ekonomi yang semakin dirasakan petani dan masyarakat pedesaan di Kabupaten Brebes.
Penulis: Humas Dinkominfotik Kabupaten Brebes


Leave a Comment